TUGAS 1 : PENGANTAR PENDIDIKAN

NUR ALFIANA

September 01, 2021

Nama : NUR ALFIANA

Nim : 210407511038 

Kelas : BC 21.4

Kelompok : 2

HAKIKAT MANUSIA DAN PENGEMBANGANYA


I. HAKIKAT MANUSIA DAN PENGEMBANGANYA


Manusia adalah makhluk yang diciptakan memiliki akal. Proses pendidikan dapat mempengaruhi perkembangan manusia dalam berpikir. Dengan pendidikan manusia akan dapat berkembang lebih optimal. Dalam praktik pendidikan, calon pendidik perlu memahami terlebih dahulu hakikat dan perkembangan manusia.


hakikat manusia sebagai makhluk pedagogik dengan memfokuskan pada optimalisasi fitrah,pendengaran, penglihatan, dan hati sebagai potensi dasar manusia, serta implikasi berbagai potensi tersebut terhadap pendidikan.Kajian ini menjadi sangat penting sebagai bahan pertimbangan dalam melaksanakan sistem pendidikan yang mengembangkan seluruh potensi manusia, baik intelektual, emosional, maupun spiritualsecara seimbang.


A. FITRAH SEBAGAI POTENSI DASAR MANUSIA


1. Pengertian Fitrah Sebagai Potensi Dasar ManusiaSecara etimologi, kata “fitrah” berasal dari bahasa Arab “fatara” yang berarti merobek, membelah, menciptakan, terbit, tumbuh, memerah, berbuka, sarapan, sifat pembawaan (yang ada sejak lahir) (Al-Munawwir, 1997: 1063). Diartikan juga dengan belahan, muncul, kejadian, suci, tabiat, dan penciptaan.Jika fitrah dihubungkan dengan manusia, maka yang dimaksud dengan fitrah manusia adalah apa yang menjadi kejadian atau bawaannya sejak lahir, atau dalam bahasa Melayu disebut dengan keadaan semula jadi (Mubarok, 2003: 24).


Berdasarkan penjelasan para pakar mengenai makna dan pengertian fitrah manusia, dapat dipahami bahwa fitrah merupakan default factory setting manusia. Di mana perangkat kerasnya (tubuh lahiriah) dibuat sedemikian rupa sebagai bekal kekhalifahan dan untuk melakukan rutinitas ibadah kepada Allah.


pengertian hakikat manusia adalah seperangkat gagasan atau konsep yang mendasar tentang manusia dan makna eksistensi manusia di dunia. Pengertian hakikat manusia berkenaan dengan “prinsip adanya” (Principede’etre) manusia. Dengan kata lain, pengertian hakikat manusia adalah seperangkat gagasan tentang “sesuatu yang olehnya” manusia memiliki karakteristik khas yang memiliki sesuatu martabat khusus” (Louis Leahy, 1985).


3. Aspek-Aspek Hakikat Manusia 


a. Manusia sebagai Makhluk Tuhan 


Manusia adalah makhluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Tuhan YME. Kesempurnaan yang dimiliki oleh manusia merupakan suatu konsekuensi fungsi dan tugas mereka sebagai khalifah di muka bumi ini. Kitab suci menerangkan bahwa manusia berasal dari tanah dengan mempergunakan bermacam-macam istilah, seperti Turab, Thien, Shal-shal, dan Sualalah.


b Manusia sebagai Kesatuan Badan–Roh 


Para ahli berpendapat yang berkenaan dengan struktur metafisik manusia. Terdapat empat paham mengenai jawaban atas permasalahan tersebut, yaitu Materialisme, Idealisme, Dualisme, dan paham yang mengatakan bahwa manusia adalah kesatuan badan-roh.


Pengertian Sifat Hakikat Manusia Dan Wujud Sifat Hakikat Manusia


a. Pandangan Psikoanalitik. 


Kelompok ini berpendapat bahwa perilaku manusia pada dasarnya digerakkan dan dikontrol oleh kekuatan psikologis yang dimiliki. Prawira (2012: 66) menyatakan bahwa Sigmund Freud sebagai pelopor aliran ini mengemukakan struktur pribadi manusia terdiri dari 3 komponen, yaitu id (das es), yang berisi berbagai dorongan, kemauan, dan berbagai keinginan instingtif yang selalu memerlukan pemenuhan dan pemuasan.


b. Pandangan Humanistik.


Carl Rogers yang merupakan tokoh utama aliran ini menolak pendapat psikho analitik yang berpendapat bahwa manusia tidak rasional, Rogers lebih menekankan bahwa manusia mempunyai dorongan terhadap dirinya sendri untuk berperilaku positif.


c. Pandangan Martin Buber.


 Aliran yang berkembang pada tahun 1961 ini berpendapat bahwa manusia yakni suatu keberadaannya berpotensi, tetapi dihadapkan pada kesemestaan yang mengontrol potensi perkembangan manusia. Manusia menjadi pusat ketakterdugaan dunia, karena manusia mengandung kemungkinan baik dan buruk yang keduanya akan berkembang secara tidak terduga.


d. Pandangan Behavioristik.


Kelompok ini berpendapat bahwa perilaku manusia adalah reaksi dan adaptasi dari lingkungan sekitarnya, sehingga tingkah laku manusia sepenuhnyadikontrol oleh faktor-faktor yang datang dari luar.


B. DIMENSI HAKIKAT MANUSIA


• manusia sebagai makhluk individual( individual being)


•manusia sebagia makhluk sosial(social being)


•manusia sebagai makhluk moral/susila(moral being)


•Dimensi keberagaman


•manusia sebagai makhluk berbudaya


•manusia sebagai makhluk susila


•manusia sebagai makhluk beragama


SOAL!!


1.Tuliskan defenisi pengertian manusia sebagai makhluk yang sadar diri!


Jawah:


Ini berarti ia adalah satu-satunya mahluk hidup yang mempunyai pengetahuan atas kehadirannya sendiri, ia mampu mempelajari, dan mampu menganalisis, mengetahui dan menilai dirinya


2.Tulisakan definisi manusia sebagai makhluk utama!


Jawab:


Yaitu diantara semua makhhluk natural dan supranatural, manusia mempunyai jiwa bebas dan hakikatnya yang mulia.


3.Tulisakan pandangan manusia sebagai makhluk sosial!


Jawab:


Pandangan ini menytakan bahwa  manusia sebagai makhluk sosial berasal dari kepercayaan bahwa budi nurani manusia yang secara sadar mematuhi norma-norma yang ada.


4.Kemukakan pendapat Carl Rogers tentang psikho analistik!


Jawab:


Ia berpendapat bahwa manusia tidak rasional, Roger lebih menekankan bahwa manusia mempunyai dorongan terhadap dirinya sendiri untuk berperilaku positif.


5.Tuliska tiga dimensi hakikat manusia!


Jawab:


- Manusia sebagai makhluk individual (individual being)


- Manusia sebagai makhluk sosial (sosial being)


- Manusia sebagai makhluk moral/susila (moral being)


6.Apa yang dimaksud dengan fitrah manusia!


Jawab:


Adalah apa yang menjadi kejadian atau bawaannya sejak lahir, atau dalam bahasa Melayu disebut dengan keadaan mulai jadi (mubarok 2003:24)


7.Tuliskan pengertian manusia secara etimologi!


Jawab:


Kata “fitrah” berasal dari bahasa Arab “fatarah” yang berati merobek, membelah, menciptakan, terbit, tumbuh, memerah, terbuka, sarapan dan sifat pembawaan (yang ada sejak lahir)


8.Pengertian fitrah muhaimin dan mujid menganduang beberapa makna fitrah, yaitu sebutkan!


Jawab:


a. suci (tuhr)


b. agama islam (din al-islam)


c. mengakui ke-esaan Allah (tauhid)


d. murni (ikhlas)


e. kondisi penciptaan manusia yang mempunyai kecenderungan untuk menerima kebenaran


f. potensi dasar manusia sebagai alat untuk mengabdi dan ma’rifatullah 


g. ketetapan atau kejadian asal manusia mengenai kebahagiaan dan kesengsaraan


h. tabiat alami yang dimilki manusia (human nature)


i. insting (al-garizah) dan wahyu dari Allah (al-munazzalah)


9.Tulisakan pengertian hakikat manusia!


Jawab:


Seperangkat gagasan atau konsep yang mendasar tentang manusia dan makna eksistensi manusia di dunia.


10.Sebutkan2 aspek hakikat manusia !


Jawab:


a.Manusia sebagai makhluk tuhan


b.Manusia sebagai kesatuan badan-roh

Komentar